Marketing Gallery CitraGran Cibubur: Jl. Alternatif Cibubur Km4, Cibubur.

THOENIES/WA - 085691214204,

Jakarta -PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menerima penugasan pengembangan transportasi massal berbasis kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodetabek. Proyek ini sudah dimulai pembangunannya sejak 9 September 2015. Lantas apa kabar perkembangan LRT ini?

Direktur Adhi Karya, Pundjung Setya Brata, menjelaskan pekerjaan konstruksi terus berlangsung. Saat ini, pekerjaan konstruksi dilakukan untuk ruas Cibubur-Cawang dan Bekasi Timur-Cawang. Perkembangan paling pesat berada di ruas Cibubur-Cawang.

"Bekasi-Cawang baru pancang, agak advance di posisi Cibubur sampai Cawang. Cibubur-Cawang sudah mulai pasang  crossed untuk lintasan sama yang lainnya," kata Pundjung di Kantor Pusat Adhi Karya, Jakarta Selatan, awal bulan ini.

Jalur ini diproyeksi bisa beroperasi pada akhir 2017. Sejalan dengan pengembangan ruas Cibubur-Cawang dan Bekasi Timur-Cawang, Adhi Karya juga menyambungkan rute Cawang-Dukuh Atas. Pembangunan prasarana pada ruas ini ditargetkan selesai dan siap beroperasi di 2018.

"Cawang-Dukuh Atas selesai 2018," tambahnya.

Terkait adanya pertemuan jalur antara LRT Jabodetabek di ruas Bekasi Timur-Cawang dengan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung, Pundjung menyerahkan perubahan trase atau jalur tersebut ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai regulator.

"Disepakati itu kan sebenarnya trase yang menentukan Kemenhub. Adhi Karya sudah mendapatkan Permen untuk LRT Cibubur-Cawang, Cawang-Dukuh Atas, sama Bekasi Timur ke Cawang. Mereka boleh pakai tapi harus bebaskan tanah sebagai pengganti lokasi untuk LRT," sebutnya.

Selain mengembangkan rute LRT luar Jakarta, Adhi karya sedang menjajaki kerja sama pengembangan LRT rute dalam kota. Pengembangan LRT dalam kota menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BUMD,  PT Jakarta Propertindo atau Jakpro.

"Soal Jakpro baru diskusi awal, ada rencana (kerja sama). Kita sudah diskusi dengan Jakpro beberapa kali, ada kemungkinan buat join. Makin panjang trase makin enak agar scale of economic-nya tercapai," tambahnya.


Drone Elang Nusa

Hari ini, Rabu (27/4/2016), Drone Elang Barat berada di Kota Jakarta. Sejak 14 April 2016, program Drone Telkomsel dimulai dan akan berlanjut hingga 14 Mei 2016. Program Drone Telkomsel ini diberi nama Ekspedisi Langit Nusantara (Elang Nusa). Ini adalah ekspedisi ambisius yang akan berjalan satu bulan penuh.

Telkomsel akan menjelajahi Indonesia sekaligus menguji kehebatan jaringan broadband-nya melalui video streaming yang akan disiarkan dari dua buah drone berjenis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) berukuran besar yang melintasi lebih dari 50 kota di Indonesia.

Dalam ekspedisi Elang Nusa ini, dua buah drone berukuran besar dengan bentangan sayap hingga 2,4 meter akan diterbangkan secara bersamaan, menempuh Jalur Barat (Elang Barat) dan Jalur Timur (Elang Timur) Indonesia sepanjang 8.500 km.

Selama program, kedua drone akan merekam video yang kemudian diunggah melalui jaringan terbaik Telkomsel ke www.telkomsel.com/elangnusa, sehingga masyarakat dapat mengikuti perjalanan secara lengkap, baik melalui live streaming maupun recorded.

Elang Barat akan memulai perjalanan dari Sabang dan akan menempuh beberapa kota di antaranya Medan, Palembang, Tasikmalaya, Yogyakarta, dan Malang.

Sementara Elang Timur, akan berangkat dari Merauke dan bergerak melewati Sorong, Ambon, Manado, Banjarmasin, Makassar, dan Labuan Bajo.

Di akhir perjalanan kedua drone akan bertemu dan mendarat di Denpasar. Selain menangkap berbagai keindahan dari alam Indonesia, dalam perjalanannya, Elang Barat dan Elang Timur juga akan menyapa masyarakat yang berada di kota-kota yang dilewati.

"Ayo ikuti Ekspedisi Langit Nusantara dan jadilah saksi keindahan Bumi Indonesia"
(hns/feb)